Bahagia Bersama Hal-hal Sederhana

April 25, 2021


Bahagia. Kata sederhana namun tak banyak orang yang mudah merasakannya. Saya pun dulu sering merasa tidak bahagia karena patokan kebahagiaan saya adalah orang lain, bukan diri saya sendiri. Padahal membuat semua orang disekitar kita bahagia adalah hal yang sangat sulit dan hampir tidak mungkin dilakukan.


Memang membuat orang lain bahagia itu adalah sesuatu yang membawa kepuasan batin pada diri sendiri. Namun jika ukuran kebahagiaan kita adalah kebahagiaan orang lain, rasanya hidup akan sangat sulit. Karena seperti yang saya sebutkan di atas, kita tidak mungkin bisa membuat semua orang di sekitar kita bahagia. Lalu apakah setiap ketidakbahagiaan mereka lantas membuat kita juga tidak bahagia? Mungkin saja. Tapi ini pilihan yang tidak mutlak harus kita rasakan.


Karena itu, lama-kelamaan saya mencoba merubah definisi bahagia bagi diri saya. Saya tidak lagi menjadikan kebahagiaan orang lain sebagai patokan kebahagiaan saya. Sebaliknya saya mulai berpikir "Saya harus bahagia terlebih dahulu agar bisa membahagiakan orang lain". Tidak mudah memang merubah pola pikir. Namun sedikit demi sedikit saya merasa ada perubahan positif yang terjadi dalam diri saya.


Sekarang jika ditanya hal apa yang membuat saya bahagia, saya akan menyebutkan hal-hal yang bisa saya lakukan tanpa perlu melibatkan orang lain. Artinya kebahagiaan saya ada di tangan saya sendiri. 


Jadi apa saja yang bisa membuat saya bahagia? Inilah 7 hal teratas yang bisa secara instan membuat saya merasa "happy tanpa tapi".


Melakukan kegiatan ibadah

Salat, mengaji, menghadiri kajian dan kegiatan ibadah lainnya, baik yang bersifat personal maupun sosial, selalu membuat hati merasa tenang dan bahagia. Mungkin karena lewat kegiatan itu saya merasa terkoneksi dengan Tuhan yang Maha Besar, sehingga hati menjadi tenteram. 


Kurangnya hubungan dengan Tuhan bisa membuat hati kita terasa kosong dan sulit bergembira. Karena itu rajin-rajinlah beribadah agar mudah merasa bahagia. Tidak percaya? Silahkan coba dibuktikan sendiri. Dijamin terasa efek positifnya. Asal ibadahnya benar-benar tulus karena Sang Pencipta, ya.


Membaca

Membaca adalah hobi saya yang pertama dan utama. Sejak kecil saya senang membaca apa saja, namun tentu saja yang paling saya gemari adalah cerita fiksi, terutama yang bergenre fantasi.


Dulu saat SD, favorit saya adalah cerita rakyat, legenda dan sejenisnya. Mungkin dari sana kecintaan saya pada genre fantasi mulai bertumbuh. Lalu dilanjutkan oleh komik anak-anak yang sebagian besar juga bergenre fantasi.


Sejak remaja hingga kini, genre romance juga menjadi salah satu favorit saya. Meskipun begitu saya juga tetap menikmati genre lainnya. Tapi ada satu genre yang sering saya hindari yaitu genre horor.


Baca juga: 5 Novel Karya Anak Bangsa yang Harus Kalian Baca


Menulis

Menulis adalah hobi lain yang juga saya lakukan sejak kecil. Meskipun saya pernah merasa tulisan tangan dan apa yang saya tulis tidak sebagus sahabat-sahabat saya selama ini, tapi saya tetap cinta dengan aktivitas menulis. Sayangnya rasa minder itu membuat saya tidak berani mengambil langkah untuk maju lebih jauh.


Dulu kesukaan saya adalah menulis puisi dan cerita pendek. Saya selalu ingin mengirimkan hasil karya ke majalah-majalah, tapi tidak pernah merasa percaya diri. Hasilnya, semua karya saya hanya sebagai konsumsi pribadi, atau paling jauh dinikmati teman-teman dekat saja.


Saat ini saya mulai percaya diri untuk menulis lagi. Saya senang menuliskan tentang wisata, kuliner, buku, cerpen dan akhir-akhir ini tentang drama Korea. Bahkan sudah dua kali ikut dalam penerbitan buku antologi. Saya selalu senang bisa menuliskan apa yang ada dipikiran. Saat menulis rasanya saya menjadi lebih hidup dan berguna.


Baca juga: Kenapa Saya Menulis Blog?


Menonton

Menonton bagi anak-anak yang besar di tahun 90-an adalah semacam rutinitas harian. Bahkan saat weekend saya biasa maraton film kartun dari pagi hingga sore. Saya bangun paling pagi, mandi, dan "nongkrong" di depan televisi, bahkan sebelum ibu saya bangun.


Untuk genre tontonan, sama seperti bacaan, saya menyukai genre fantasi. Dulu juga penggemar romance apalagi melodrama. Namun semakin menua, saya tak lagi menikmati genre romance yang tidak dipadukan dengan genre lain, bahkan romance-comedy pun mulai sering membuat saya bosan. Saya lebih senang yang menyajikan sedikit action dan misteri. Misteri disini bukan horor ya. Sama seperti bacaan, saya juga menghindari tontonan berbau horor.


Baca juga : 5 Drama Korea yang Wajib Ditonton


Makan Enak

Siapa yang tidak suka makan enak? Pasti semua orang suka makan enak. Makanan enak bisa meningkatkan kebahagiaan. Apalagi bagi saya, si pemakan segala (Kecuali makanan pedas sekali). Menemukan makanan yang cocok di lidah rasanya seperti berada di surga dunia.


Ketika bepergian saya senang mencoba makanan-makanan baru, terutama saat mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah saya datangi sebelumnya. Makanan khas daerah adalah salah satu hal yang akan saya buru. Rasanya senang ketika menemukan sensasi baru yang ternyata cocok di lidah saya. Untungnya lidah saya sekarang mudah cocok dan tidak banyak pilih-pilih seperti dulu. Asal mengunyah makanan enak, saya bahagia.


Baca juga: Berburu Seafood sampai ke Ujung Pulau


Jalan-jalan

Kegiatan yang satu ini saya yakin juga banyak digemari oleh banyak orang di luar sana. Begitu juga dengan saya. Saya senang sekali jalan-jalan. Jalan-jalan kemana saja. Tidak harus ke tempat spesial. Asal kaki saya melangkah, saya sudah bahagia.


Ke pasar pun sudah menjadi hiburan yang menyenangkan bagi saya. Apalagi jika diajak liburan mewah. Semakin dan semakin saya bahagia. Meskipun setelah jalan-jalan badan terasa payah, tapi hati terasa cerah. Lupa sudah semua lelah.


Bisa melihat langit biru, berada di tengah keramaian, atau menikmati kesunyian ditemani keindahan alam, apapun  itu, semua terasa menyenangkan. Semoga pandemi segera berlalu dan kita semua bisa jalan-jalan lagi tanpa merasa khawatir.


Baca juga: 5 Surga Tersembunyi di Pulau Bali


Mendengarkan lagu

Lagu adalah salah satu hal yang bisa meningkatkan mood saya. Saat merasa sepi, lagu menjadi teman bagi saya. Ketika sedih melanda, lagu ada untuk menghibur saya. Juga saat semangat melemah, lagu yang tepat bisa menghilangkan semua lelah.


Seajaib itu lagu bagi saya. Sekarang meskipun jarang mendengarkan lagu, saya masih sering menyanyi seorang diri agar merasa bahagia. Terutama saat mengerjakan pekerjaan rumah yang tak ada habisnya. Menyanyi adalah penghiburan yang sangat murah.


Baca juga: 7 Lagu Chrisye Favorit Saya


7 hal itu adalah hal-hal yang paling membuat saya bahagia. Bagaimana dengan kalian? apa yang paling membuat kalian bahagia?


#Hari13
#BPNRamadan2021


You Might Also Like

19 komentar

  1. Kalau ditanya hal apa yang paling bikin bahagia, memang ada banyak juga, rasanya 7 hal yang disebutkan di sini juga bikin aku bahagia. Tapi kalau memilih salah satunya saja, aku paling bahagia kalau bisa jalan-jalan ke alam dan menikmati segarnya udara di antara pepohonan dan terkena segarnya air sungai.

    Anw, pas banget sih, kemarin baruu saja aku me-recharge energi lagi sama anak-anak. Aku ngajak mereka trekking di Sentul dan hal itu beneran bikin aku super happy. Ada satu atau dua drama sih (namanya juga ngajak anak-anak ya), tapi overall aku seneng banget karena ternyata anak-anak juga sesenang itu bisa trekking dan nyemplung2 di sungai, ihihi.

    ReplyDelete
  2. Benar sekali, soal bahagia semua tentang bagaimana rasa dalam diri sendiri. Karena setiap pribadi diberi nikmat yang berbeda-beda.

    Semua list cara bahagia ini aku juga melakukannya. Hal paling utama di jalan-jalan, karena kalau traveling aku bisa merasakan kehidupan lebih luas, terlebih kalau ketemu air dan laut. Dah jiwa raga kembali segar. Datang persoalan apapun akan santai menerima dan mengaturnya.

    ReplyDelete
  3. Bahagia itu sederhana ya kak. Aku juga selalu ngelakuin hal sederhana di atas buat ngebahagiain diri sendiri.

    Sama nih. Aku jg males nonton film romance. Ceritanya ala2 aneh sih ya. Haha. Aku jg suka genre fantasi krn seru aja bs lihat sesuatu yg unik.

    Plus kalo ada uang bs sekalian jalan2 yg deket aja buat refreshing.

    ReplyDelete
  4. Kebetulan list di atas juga hal-hal yang membuatku bahagia Kak, apalagi membaca dan menulis, rasanya seperti aku menjadi orang yang dijamin kebahagiaannya oleh Tuhan. Belakangan aku juga memasukkan makan enak ke dalam list, lalu jalan-jalan. Banyak hal yang membuatku bahagia dan bisa kusyukuri.

    ReplyDelete
  5. Saya setuju sekali ini Mbak. Jadi sebelum membahagiakan orang lain. Buat diri kita bahagia dulu. Dan kalau untuk diri sendiri, bisa sekali masuk konsep Bahagia itu sederhana. Karena sesuai pengalaman saya, banyak hal-hal sederhana yang bisa membuat kita bahagia. Termasuk yang Mbak Asri lakukan di atas. Sama say juga suka membaca, nonton dan menulis. Sekarang ini Saya suka sekali berjalan kaki. Menyusuri jalan tidak hanya bikin saya merasa bugar, tapi juga bisa menemukan hal-hal baru.

    ReplyDelete
  6. Kalau kita melakukan sesuatu dengan mindfulness apa yang kita lakukan itu selalu menyenangkan dan membuat kita bahagia, event itu hal-hal sederhana, jadi mari kita nikmati semua yang kita lakukan meskipun sederhan agar tetap bahagia

    ReplyDelete
  7. Setiap orang punya definisi bahagianya masing-masing dan saya sepakat untuk belajar tidak membandingkan kebahagiaan kita dengan versi orang lain, karena hal sederhana bagi kita yang membuat bahagia belum tentu menurut orang lain, bagitupun sebaliknya.
    Intinya kita belajar berdamai dengan diri sendiri dan dengan dunia di sekitar kita, dariu sana kita bisa menciptakan dunia bahagia versi kita.

    ReplyDelete
  8. Kalau patokannya orang lain memang gak akan habis mendapatkan yang pas ya kak, daku setuju itu.
    Jadinya ukur kebahagiaan yang memang dari sisi kitanya aja.
    Sebab, pastinya tiap² orang beda apa yang diimpikan dan yang membuat mereka bahagia

    ReplyDelete
  9. Nah betul, patokan bahagia diri jangan mengacu ke kebahagiaan orang lain. Ciptakan kebahagiaan versi diri sendiri dan ternyata banyak hal sederhana bikin bahagia.

    Aku suka melakukan ketujuh hal yang mba lakukan. Hal-hal tersebut terutama membaca, menulis, menonton dan jalan-jalan serta kulineran adalah salah satu cara refreshing terbaik. Jalan-jalan pun nggak mesti jauh, jarak Deket aja udah bisa bikin bahagia banget.

    Makasih sudah bercerita dan mengingatkan betapa bahagia itu dekat.

    ReplyDelete
  10. Rasanya semua kegiatan itu membuatku bahagia mbakk. Dan meski nggak selalu rutin sama. Masih tergantung moodnya juga. Hehhe... 😂
    Tapi ada satu hal yang paling bikin aku happy, saat nemu jamur aneh atau tanaman aneh yang nggak pernah kulihat. Biasanya bakal bisa lama motret tanaman anehnya. Hihihi..

    Aku setuju, bahwa definisi bahagia itu nggak bisa berpatokan sama orang lain. Meski apa yang dimiliki atau dilakukan pun, seringkali sensasinya beda. 😅

    ReplyDelete
  11. Terkadang ya mba, manusia itu terlalu jauh mencari makna bahagia. Padahal bahagia bisa dtg hanya dengan melakukan hal kecil favorit kita. seperti yg mba tulis di atas.

    Dulu jugaaaa, aku ngerasa hidup ga bahagia, hanya karena ga sesukses teman2. Padahal aku ga tahu apa yg mereka lakukan utk bisa sesukses itu, atau apakah mereka bener2 bahagia.

    Bisa jd orang yg kita anggap sukses dan kaya, tidak bahagia sebenarnya.

    Akupun fokus ama hal2 kecil yg bikin aku bisa bahagia sendiri..semudah menonton drakor di kamar tanpa gangguan, itu aja udh bikin happy

    ReplyDelete
  12. Hampir sama semua mbak. Saya kalo lagi butuh asupan dopamin, kalo nggak baca buku, jalan-jalan, atau gak ya makan enak, hehehe.
    Terkadang untuk bisa bahagia, tak butuh banyak purwarupa. Cukup menikmati waktu kita dengan mengerjakan hal yang kita suka, itu sebenarnya sudah lebih cukup kok. Yang penting kan bukan jumlah dan angkanya, melainkan rasa syukur dari diri kita...

    ReplyDelete
  13. Rata-rata parameter kebahagiaannya sama ya Tapi kalau buat saya tambahannya adalah Saya bahagia ketika tahu orang-orang yang saya kasih itu sehat walafiat dan tidak ada kurang satu apapun karena menurut saya kesehatan sudah kekayaan yang tidak bisa dinilai dengan apapun

    ReplyDelete
  14. Batul sekali, ka Aci..
    Aku pun mulai merasakan bahagia dengan memaknai setiap ibadah yang aku lakukan. Kayak.."Kenapa Allah memberikan printah ini? Apa fadhilahnya..?" Dan yang terasa, hati menjadi tenang dan bahagia pastinya muncul.

    Kata Hadits "Barangsiapa yang tidak bahagia ketika beribadah kepada Allaah saat di dunia, maka ia tidak akan pernah merasa bahagia di akhirat."

    Allaahu'alam bishawab.

    ReplyDelete
  15. Daku pribadi udah berenti nyari nyari kebahagiaan Kaaak.. Setiap harinya terbangun dengan cukup mensyukuri nafas yang masih berhembus.. Diri yang masih bertahan.. Dan memeluk jiwa yang masih setia melalui hari bersama.
    Mungkin hari hari daku bukan bahagia, tapi Alhamdulillah damai dan tenang..

    ReplyDelete
  16. Mbaaakk kurang lebih sama lha yaaa cara aku mencari kebahagiaan saat ini. Apalagi udah tuwaaa, kek lebih baik mingkem dan sibuk ma dunia kecilku sendiri, ketimbang syebuk2 sana-sini mencari validasi, kek udah ngrasa males deh =))
    Apalagi di zaman kita bisa mengintip kebahagaiaan orang lain di sosmed kyk sekarang keknya banyak hal bikin kita tertinggal. Tapi sebenarnya kalau dipikir2, selama kulkas kita masih penuh bahan makanan kita lho hepi2 aja yaaa. Jadi keknya emang no 1 bersyukur, 2 gak usah liat apa yang dimiliki org lain hahaha.

    ReplyDelete
  17. Memang mbak, bahagia itu sederhana. Kita saja yang bikin rumit. Buatku, bahagia itu ya bisa menepi sejenak sendirian, menikmati kopi atau makanan enak sambil baca buku.

    ReplyDelete
  18. Setuju banget kalau bahagia itu sering datang dari hal-hal kecil yang kita syukuri setiap hari. Rasanya hidup jadi lebih ringan ketika fokusnya bukan pada apa yang kurang, tapi pada momen sederhana yang justru bikin hati tenang.

    ReplyDelete
  19. Memang bener Mbak, kalau memulai hari dengan ingat Allah, mandi, wudhu, subuhan dulu, pasti semuanya lancar karena hati tenang.

    Mendengarkan musik juga jadi mood boosterku, apalagi kalau pas dikejar deadline tulisan.

    ReplyDelete