5 Surga Tersembunyi di Pulau Bali

April 20, 2021


Pulau Bali merupakan tujuan wisata favorit di Indonesia yang banyak dicari wisatawan untuk menikmati keindahan alam, seni dan budaya. Banyak sekali destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi sendiri, dengan teman, pasangan maupun keluarga. Semua yang ditawarkan Pulau Dewata ini pasti sukses membuat kita melepas segala penat dan kejenuhan.


Salah satu alasan wisatawan berkunjung ke Bali adalah untuk menikmati keindahan alam, terutama pantai-pantainya. Sudah bukan rahasia lagi jika Bali memiliki banyak pantai indah di segala penjuru. Mulai pantai matahari terbit hingga matahari terbenam. Juga pantai berpasir putih yang memukau atau pantai berpasir hitam nan eksotis. Semua menyajikan pesona tersendiri yang akan membuat pengunjung berdecak kagum.


Di antara pantai-pantai itu ada mudah ditempuh dengan kendaraan seperti Pantai Kuta, Pantai Legian, Pantai Sanur, Pantai Tanah Lot, Pantai Dreamland, Pantai Double Six dan lain sebagainya. Namun ada juga yang membutuhkan perjuangan untuk menikmati keindahan pantainya. Beberapa pantai menakjubkan dengan puluhan bahkan ratusan anak tangga akan saya ulas di bawah ini. Dimulai dari yang terberat medannya menurut saya.


Pantai Greenbowl

Pantai yang berlokasi di wilayah Ungasan ini sering disebut juga sebagai pantai Bali Cliff. Katanya, dulu di sana ada sebuah hotel bernama sama. Selain itu ada pula yang menyebutnya dengan nama Hidden Beach Ungasan karena lokasinya yang tersembunyi di desa Ungasan.


Lokasi pantai ini memang cukup tersembunyi. Untuk sampai ke pantai, kalian harus menuruni ratusan anak tangga. Cukup melelahkan. Namun begitu sampai ke bawah, semua lelah terbayar lunas. Hamparan pasir putih dan laut biru kehijauan siap membius pengunjung dengan pesonanya.

Pemandangan yang menyambut begitu sampai di pantai
(Sumber: Dokumentasi pribadi)


Akan tetapi bagi kalian yang kurang fit saya sarankan untuk tidak berkunjung ke pantai ini karena perjalanan naik akan terasa sangat berat. Jika sangat penasaran, kalian cukup menikmati pemandangan laut dari atas saja.


Saat saya berkunjung ke sana beberapa tahun yang lalu, pantai ini masih sangat sepi. Hanya ada saya dan teman saya dan dua orang wisatawan asing. Selain kami berempat tidak ada siapa-siapa lagi. Rasanya seperti pantai pribadi.

Kunjungan saya beberapa tahun yang lalu
(Sumber: Dokumentasi pribadi)

Gelombang di pantai ini cukup besar, sehingga banyak peselancar yang datang ke sana. Bagi yang ingin berenang sebaiknya berhati-hati terhadap gelombang.


Jika kalian berkunjung ke pantai ini saya sarankan membawa makanan dan minuman sendiri karena menurut informasi yang saya baca, sampai saat ini di sana tidak ada penjual makanan maupun minuman.


Pantai Karma Kandara

Pantai Karma Kandara ini lokasinya dekat sekali dengan Pantai Greenbowl. Tipe pantainya pun sejenis. Bedanya di pantai ini terdapat sebuah hotel dengan nama Karma Kandara Resort, juga sebuah tempat nongkrong seru bernama Sundays Beach Club yang masih satu kesatuan dengan Karma Kandara Resort.

Pantai Karma Kandara
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Sebetulnya menuju pantai ini tidak harus naik turun tangga jika kita masuk melalui Karma Kandara Resort. Pengunjung bisa naik semacam lift untuk sampai ke bawah. Namun tentu saja opsi ini berbayar. Bagi kalian yang ingin menuju pantai secara gratis, tangga adalah pilihannya.


Sebelumnya pantai ini sudah pernah saya ulas lebih dalam pada tulisan saya sebelumnya yang berjudul "Hidden Paradise, Karma Kandara Beach!". Silahkan mampir bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih jauh tentang Pantai Karma Kandara.


Pantai Gunung Payung

Pantai ini adalah salah satu pantai tersembunyi lainnya di pulau Bali. Lokasinya di desa Kutuh. Tidak jauh dari Pantai Pandawa yang terkenal itu. Nama Gunung Payung sendiri menurut dugaan saya berasal dari nama Pura di dekat sana, yang kalau saya tidak salah baca bernama Pura Gunung Payung.


Untuk sampai ke pantai pengunjung juga harus menuruni banyak anak tangga. Untungnya anak tangganya tidak sebanyak Pantai Greenbowl atau Karma Kandara. Apalagi sepanjang perjalanan ke bawah pemandangannya sudah menakjubkan. Jadi perjalanan turun tidak begitu terasa.

Pemandangan saat menuruni tangga
(Sumber: Dokumentasi pribadi)

Sejujurnya pada kunjungan saya ke sana bertahun-tahun yang lalu saya belum terlalu mengeksplor pantai ini. Saat sampai ke bawah saya hanya menjumpai bibir pantai yang tidak terlalu luas, namun tetap indah. Jadi saya tidak berlama-lama di sana.

Kunjungan saya bertahun-tahun yang lalu
(Sumber: Dokumentasi pribadi)

Akan tetapi menurut teman saya, jika saya berjalan lebih jauh lagi, saya akan menemukan bibir pantai yang lebih luas, bahkan mereka sampai bisa mendirikan tenda di sana.

Foto salah satu teman di Pantai Gunung Payung
(Sumber: IG @erynot)

Kabar baiknya, menurut yang saya baca saat ini sedang dibangun akses menuju Pantai Gunung Payung ini. Mungkin jika akses itu sudah selesai dibangun, Pantai Gunung Payung akan menjadi ramai seperti Pantai Pandawa sekarang ini.


Pantai Suluban

Pantai Suluban terletak di wilayah Uluwatu dan dikenal juga dengan julukan Pantai Blue Point. Blue Point sebetulnya adalah nama hotel yang ada di sana, sehingga orang-orang pun ada yang menyebutnya begitu.


Pantai adalah salah satu pantai unik di Bali. Lokasinya tersembunyi di balik batu karang dan untuk mencapainya pengunjung harus menuruni banyak anak tangga. Meskipun tidak sebanyak pantai-pantai sebelumnya. Setelah itu pengunjung akan sampai di sebuah tempat seperti goa. Di sana ada celah yang mengarah ke pantai.

Kiri: Air laut sedikit surut, Kanan: Air laut mulai pasang
(Sumber: IG @wandaepi15 dan @intanao)


Pantai berpasir ini hanya bisa diakses saat air laut surut, jika sedang pasang tentu saja pantai itu menghilang. Seperti pada kunjungan pertama saya ke sana. Air sudah naik sampai ke dasar tangga, sehingga kami tidak melanjutkan perjalanan. Namun bagi penggemar surfing, air pasang inilah yang dicari.

Kiri: Pemandangan dari atas saat siang hari, Kanan: Pemandangan dari atas saat senja)
(Sumber: IG @hengky.f.sihombing dan @samdulhuda1993)

Bedanya pantai ini dengan pantai-pantai sebelumnya adalah banyaknya toko dan kafe-kafe yang dapat ditemui sepanjang perjalanan menuruni tangga. Setelah lelah bermain di pantai dan menaiki tangga, kalian bisa memilih salah satu kafe yang ada di sana. Makan dan minum sambil menikmati birunya laut dari ketinggian sungguh luar biasa bukan? Apalagi saat matahari terbenam. Sunset di pantai ini tak kalah menakjubkan.


Pantai Labuan Sait

Saya mengenal pantai ini sebagai Pantai Padang-Padang. Namun ada juga beberapa pihak yang menyatakan bahwa Pantai Padang-Padang dan Pantai Labuan Sait adalah dua pantai yang berbeda. Mana yang benar saya pun kurang tahu.


Untuk sampai ke pantai ini kita harus turun melewati puluhan anak tangga. Jika beruntung kalian akan bertemu dengan monyet-monyet kecil yang asyik bermain-main. Di bagian akhir anak tangga pengunjung akan melewati celah tebing sempit yang hanya bisa dilewati satu orang. 

Celah tebing yang harus dilalui
(Sumber: Dokumentasi pribadi)


Begitu keluar dari celah tebing itu pemandangan pantai yang memukau siap menyambut kalian. Tebing tinggi yang "mengurung" pantai ini membuat suasana di sini terasa berbeda. Rasanya seperti masuk ke dunia lain. Sungguh pengalaman yang menyenangkan.


Seperti pantai-pantai lain di wilayah Bali selatan, pantai ini pun berpasir putih dan berair biru kehijauan. Garis pantai ini tidak terlalu panjang, sama seperti Pantai Blue Point karena dibatasi oleh tebing tinggi. Meskipun begitu kedua pantai ini memiliki "aura" yang berbeda dan masing-masing layak untuk dikunjungi.

Senja di Pantai Padang-padang
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)


Matahari terbenam di Pantai Padang-Padang ini juga menakjubkan. Jika datang di sore hari, sempatkanlah untuk menikmati senja di batas cakrawala.


Menarik bukan? Adakah yang sudah pernah berkunjung ke sana? Jika belum, surga-surga tersembunyi ini wajib masuk dalam daftar destinasi tujuan kalian saat berkunjung ke Bali.


Favorit saya adalah Pantai Labuan Sait dan Blue Point karena medannya tidak terlalu berat dan sunsetnya indah. Namun tentu saja pengunjungnya juga lebih banyak. Jika mendambakan pantai yang sepi, Greenbowl, Karma Kandara dan Gunung Payung tetap menjadi pilihan.


Rindu sekali rasanya. Semoga pandemi ini segera berlalu dan kita bisa jalan-jalan dengan bebas lagi. Aamiin...


#Hari8
#BPNRamadan2021

You Might Also Like

2 komentar

  1. Wah seru! Jadi kepingin nulis sesuatu tentang pantai juga. Kangen banget main di pantai, snorkeling, hoping island kemana-mana. Fufu~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk nulis yukkkk..

      Aku belum pernah snorkeling karena gak bisa berenang dan kaya parno sama air dalam hehehehe

      Delete