Menikmati Masakan Sunda di Sindang Reret Bandung

Sindang Reret adalah salah satu restoran masakan sunda yang ada di Kota Bandung. Selama 3 tahun tinggal di Bandung saya belum pernah berkunjung kesana, namun pada liburan kami beberapa minggu yang lalu, akhirnya saya makan disana.

Wilujeng Sumping

Berawal dari ajakan kakak ipar yang ingin menukarkan voucher yang dibelinya dari traveloka, Minggu, 26 Januari 2020, kami berenam bertandang kesana. Memasuki restoran kami disambut ruang makan yang luas dengan meja-meja dan kursi-kursi kayu yang senada dengan desain ruangan. Di sisi kiri pintu masuk ada kasir, dan di di belakang kasir terdapat toilet. Berjalan ke belakang restoran terdapat area lesehan yang dipisahkan kolam ikan dari ruang makan utama. Disitulah kami memilih tempat. Membawa anak-anak memang lebih nyaman duduk lesehan.

Ruang makan utama

Area  makan lesehan

Tidak berapa lama pegawai yang memakai kebaya berwarna orange muda lengkap dengan jarik, mengantarkan menu makanan ke meja kami. Nampaknya kebaya tersebut adalah seragam pegawai disana. Seragam itu membuat suasana tradisional di restoran ini semakin terasa.

Ruang makan lesehan dan pegawai berbaju tradisional
Suasana sekitar area lesehan

Begitu membuka buku menu saya memutuskan untuk memesan lotek. Sudah menjadi tujuan saya jika pulang ke Bandung untuk membeli lotek yang biasa dijual tetangga, namun ternyata beliau sudah tidak berjualan lagi, jadi begitu menemukan menu lotek saya langsung memilihnya. Suami saya memesan nasi timbel komplit ayam sama dengan pilihan paket yang dibeli kakak ipar di traveloka.

Beberapa menu makanan

Beberapa menu minuman

Untuk minuman saya hanya memesan sebotol teh dingin untuk Yoshi, karena kami yang dewasa telah mendapat teh tawar panas gratis, selain itu kakak juga sudah mendapat jus semangka dan jus melon dari paket yang dia beli. Inilah enaknya makan di Bandung, banyak tempat makan yang menyediakan teh tawar panas gratis, bahkan di pedagang kaki lima pun. Jadi seringkali kami tidak membeli minuman. Emak-emak irit 😁

Teh tawar, jus melon dan jus semangka

Sembari menunggu pesanan datang saya pergi ke toilet sambil memfoto-foto sekitar restoran. Tidak berapa lama setelah saya kembali, makanan pun datang. Namun saya kecewa, ternyata lotek yang saya pesan rasanya pedas, karena merasa tidak kuat, saya bertukar makanan dengan suami. Batal lagi makan lotek. Belum berjodoh nampaknya. Jadi untuk kalian yang tidak menyukai makanan pedas seperti saya, sebaiknya memang selalu bertanya apakah makanan yang disajikan pedas atau tidak.

Lotek pedas

Nasi timbel yang disajikan ternyata benar-benar komplit. Ada seporsi nasi yang dibungkus daun pisang, ayam / gepuk goreng, tempe goreng, tahu goreng, rempeyek, lalapan dan makanan sejenis serundeng yang dibungkus daun singkong seperti pepes. Secara keseluruhan rasanya enak, ayamnya empuk, hanya saja tempe gorengnya kurang cocok di lidah suami saya. Katanya terlalu manis. Nampaknya tempe tersebut di bacem. Namun untuk saya rasanya enak-enak saja. Porsinya pun besar. Saya makan berdua dengan Yoshi tidak habis dan akhirnya saya bagi ke suami.

Nasi timbel komplit

Memang makanan dan minuman yang datang sore itu cukup banyak, 4 porsi nasi timbel komplit, 1 porsi lotek, 4 gelas teh tawar panas, 2 gelas jus semangka, 1 gelas jus melon dan 1 botol teh dingin. Jus semangka yang didapat kakak dari paket pun sisa 1 gelas. Bahkan saya membawa pulang sepotong tempe dan sebungkus serundeng yang belum kami makan sama sekali.

Selesai makan ternyata sudah memasuki waktu sholat. Disana tersedia mushola, jadi kami sholat dulu sebelum pulang. Musholanya kecil saja. Bercampur antara laki-laki dan perempuan. Untungnya sedang tidak ada orang lain yang sholat ketika saya sholat bersama kakak. Usai sholat kami mengobrol sebentar, lalu membayar dan berpindah ke lokasi berikutnya.

*****

SINDANG RERET
Jl. Surapati No. 53
Sadang Serang, Coblong, Bandung
Jawa Barat 40133
Telp 022-2535050

Comments

  1. Hm, sayang jauh banget kudu ke bandung dulu kalo mau nyobain... kayanya enak deh menu2nya jd laper😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapa tau besok-besok liburan ke Bandung hehehe

      Delete
  2. Menikmati makanan Sunda langsung dari kota asalnya memang paling mnatap ya mbak

    ReplyDelete
  3. Tempat makan lesehan nya bikin mau bgt. Semoga bisa mampir kesana nanti. Amin

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Pertama Menginap di Hotel Berbintang (Keraton Jimbaran Resort and Spa)

Berburu Seafood sampai ke Ujung Pulau