Taman Gajah Mada, Bermain dan Berolahraga Dalam Satu Paket

Bagi saya kegiatan paling seru bersama anak adalah apapun yang kami lakukan di luar rumah. Sekedar jalan-jalan, bermain bola, berolahraga, bermain bersama anak-anak lain, atau membeli kudapan, sudah cukup menghibur kami berdua. 


Saat dia berusia 1-2 tahun dan kami masih tinggal di Bandung, setiap pagi (pukul 06.00-08.00 WIB) dan sore (pukul 16.00-17.00 WIB) kami selalu berkegiatan di luar rumah. Di pagi hari biasanya kami berjalan kaki hingga Trans Studio Mall dan membeli jajanan di sekitar sana. Kadang saya ajak belanja ke pasar Saleran yang tidak jauh dari rumah. Tak jarang pula kami hanya duduk diam mengamati kendaraan yang lewat di depan gapura. Jika malas ke arah jalan besar, kami akan berjalan-jalan dan bermain di dalam "kampung" saja. Menyusuri gang-gang kecil yang berkelok-kelok. 

Jalan-jalan Sekitar Rumah

Di sore hari biasanya kami tidak pergi jauh. Paling jauh ke toserba Yogya yang berjarak sekitar 500 m dari rumah. Tapi seringnya kami hanya bermain-main bersama anak-anak lain di jalan depan rumah, atau bermain ke rumah tetangga.  Berkegiatan di luar rumah memang sangat menyenangkan karena anak bisa melihat, berkenalan, dan belajar tentang banyak hal di sana. Bahkan anak saya pertama kali belajar warna dari bunga-bunga yang ada di pinggir jalan.

Bermain bersama

Belanja ke Toserba


Berbeda dengan di Bandung, setelah pindah ke Batam jadwal main kami bergeser. Pagi sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai (Kadang sampe adzan dhuhur) sore dari pukul 17.00 - 18.00 WIB (Atau sampai adzan magrib). Di Batam kami jarang berjalan jauh seperti di Bandung. Di sini kami biasa bermain di lapangan bola/futsal yang letaknya persis di depan rumah, apalagi setelah di lapangan tersebut di bangun semacam gazebo, semakin betah kami bermain di sana bersama para tetangga dan anak-anaknya. Kadang kami juga bermain basket di lapangan basket yang ada di bagian belakang perumahan. Tak jarang pula kami sekedar jalan-jalan keliling perumahan dan berakhir di minimarket atau penjual kelapa muda. Apapun itu, asalkan keluar rumah, menggerakkan badan, menatap langit biru, hati kami pasti gembira.

Bermain hujan & kubangan, Bermain Bola

Bermain tanah, Bermain bola, Bermain mobil dan track

Jalan-jalan di perumahan, Membeli kelapa muda, Bermain basket

Lain weekday, lain weekend. Untuk weekend kami punya tempat kegiatan outdoor favorit, baik di Bandung maupun di Batam. Di Bandung tempat kegiatan outdoor favorit kami adalah alun-alun dan lapangan Gasibu. Sedangkan di Batam kami cukup puas bermain di Taman Gajah Mada. Kali ini saya ingin bercerita tentang Taman Gajah Mada ini. Untuk alun-alun Bandung dan lapangan Gasibu akan saya ceritakan di tulisan yang lain.

Lapangan Gasibu, Alun-alun Bandung, Taman Gajah Mada


Taman Gajah Mada terletak di Jl. Tiban Utara, Patam Lestari, Kec. Sekupang, Kota Batam. Tempat ini adalah tempat favorit kami berolahraga saat weekend. Tempatnya cukup nyaman walaupun fasilitas taman sudah banyak yang rusak, seperti tempat ibadah dan beberapa seluncuran. Meski begitu masih banyak orang yang berolahraga di sana. Taman ini dilengkapi jogging track, playground, jalur relaksasi kaki dan lain sebagainya.

Jogging Track


Relaksasi Kaki

Saat datang kesana, biasanya si bocah langsung menuju playground, bermain pasir, ayunan, jungkat jungkit, atau sekedar berlari kesana kemari. Playground di sini ada beberapa cluster, sehingga tidak terpusat di satu tempat. Menurut saya ini lebih baik karena tidak terjadi penumpukan anak-anak. Sembari anak kami asyik bermain, saya dan suami bergantian untuk berolahraga, berjalan kaki keliling dan lari pagi di sepanjang jogging track. Menurut papan informasi yang ada disana, satu kali putaran jogging track ini memiliki lintasan sepanjang 1.200 meter, lima kali berkeliling artinya sudah menempuh jarak 6 km. Lumayan juga, kan?

Playground

Bermain Ayunan

Selepas berolahraga biasanya kami akan mencari sarapan pagi di luar rumah. Sebetulnya ini kurang tepat, karena makanan yang kami pilih setelah berolahraga adalah makanan berat, mulai dari nasi ayam, soto medan, mie tarempa, mie lendir dan lain sebagainya. Namun karena setelah sarapan saya lanjutkan dengan kegiatan belanja ke pasar, makanan berat terasa seperti sebuah keharusan.


Sudah 3 bulan lebih kami tidak lagi berolahraga kesana, semenjak dikeluarkan himbauan untuk di rumah saja. Rasanya rindu sekali. Semoga pandemi ini segera berlalu agar kita semua bisa bebas berkegiatan di luar rumah lagi.



Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Pertama Menginap di Hotel Berbintang (Keraton Jimbaran Resort and Spa)

Berburu Seafood sampai ke Ujung Pulau

Naik Ferry ke Singapura Asik Juga...