Liburan ke Bali: Panduan Lengkap untuk Menyusun Perjalanan yang Nyaman dan Berkesan

Wednesday, September 23, 2026



Liburan ke Bali menjadi pilihan banyak wisatawan karena pulau ini menawarkan kombinasi pantai tropis, budaya yang kuat, pura bersejarah, persawahan, pegunungan, kuliner, hingga berbagai aktivitas petualangan. Bali juga memiliki karakter wilayah yang berbeda, sehingga pengalaman liburan di Ubud akan terasa berbeda dengan Kuta, Seminyak, Canggu, Uluwatu, atau Nusa Penida. Dengan perencanaan yang tepat, Anda dapat menyusun perjalanan sesuai durasi, anggaran, dan gaya wisata, baik untuk liburan keluarga, pasangan, solo traveler, maupun perjalanan bersama teman.


Mengapa Bali Menjadi Destinasi Liburan Favorit?

Bali memiliki daya tarik yang cukup lengkap dalam satu pulau. Wisatawan dapat menikmati pagi dengan pemandangan sawah di Ubud, mengunjungi pura pada siang hari, mencoba kuliner khas Bali, kemudian menikmati matahari terbenam di kawasan pesisir.

Selain keindahan alam, budaya Bali menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan. Pura, upacara tradisional, tari Bali, seni ukir, kerajinan, dan kehidupan masyarakat lokal membuat perjalanan ke Bali tidak hanya berfokus pada objek wisata.

Bali juga memiliki pilihan aktivitas untuk berbagai tipe wisatawan. Pengunjung dapat memilih aktivitas santai seperti spa dan wisata kuliner, atau aktivitas yang lebih aktif seperti snorkeling, surfing, rafting, ATV, trekking, dan hiking.


Destinasi yang Bisa Dikunjungi Saat Liburan ke Bali

Bali memiliki banyak kawasan wisata dengan karakter yang berbeda. Karena itu, menentukan wilayah yang ingin dikunjungi akan membantu Anda menyusun itinerary dengan lebih efisien.

Ubud

Ubud dikenal sebagai salah satu pusat seni, budaya, dan wellness di Bali. Kawasan ini dikelilingi persawahan, lembah, sungai, dan desa tradisional.

Beberapa tempat yang dapat dimasukkan dalam itinerary Ubud antara lain Tegallalang Rice Terrace, Tirta Empul Temple, Goa Gajah, Ubud Palace, Saraswati Temple, dan Monkey Forest.

Ubud cocok bagi wisatawan yang ingin menggabungkan wisata budaya, alam, kuliner, dan aktivitas yang lebih santai.

Kuta dan Legian

Kuta merupakan salah satu kawasan wisata Bali yang telah lama dikenal wisatawan. Kawasan ini memiliki akses yang relatif mudah dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan terkenal dengan pantainya.

Kuta dan Legian juga menawarkan berbagai pilihan hotel, restoran, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan. Kawasan ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan lokasi strategis dengan banyak fasilitas.

Seminyak

Seminyak dikenal dengan pilihan restoran, kafe, villa, butik, beach club, dan suasana pantainya. Kawasan ini sering dipilih wisatawan yang ingin menikmati kombinasi antara relaksasi, kuliner, belanja, dan kehidupan malam.

Pantai Seminyak juga menjadi salah satu lokasi populer untuk menikmati sunset.

Canggu

Canggu memiliki suasana yang lebih modern dengan banyak kafe, restoran, studio kebugaran, villa, dan tempat bersantai.

Kawasan ini juga populer di kalangan wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai sambil mengeksplorasi kuliner dan kehidupan lokal yang berkembang di sekitar area Canggu.

Uluwatu dan Jimbaran

Uluwatu berada di bagian selatan Bali dan terkenal dengan tebing, pantai, serta Uluwatu Temple yang berada di atas tebing menghadap Samudra Hindia.

Salah satu pengalaman yang populer adalah menikmati sunset sambil menyaksikan pertunjukan Kecak Dance.

Tidak jauh dari kawasan tersebut terdapat Jimbaran, yang dikenal dengan restoran seafood dan suasana pantainya.

Nusa Dua

Nusa Dua merupakan kawasan resor di Bali bagian selatan dengan pantai, hotel dan resort, restoran, serta fasilitas wisata yang lengkap.

Kawasan ini sering dipilih untuk perjalanan keluarga, pasangan, honeymoon, maupun wisatawan yang menginginkan suasana resor.

Nusa Penida

Jika Anda memiliki waktu tambahan, perjalanan ke Nusa Penida dapat menjadi bagian dari itinerary.

Nusa Penida terkenal dengan pemandangan tebing dan pantai seperti Kelingking Beach, Broken Beach, Angel's Billabong, dan Crystal Bay. Selain wisata darat, kawasan ini juga menawarkan aktivitas snorkeling dan pengalaman melihat kehidupan bawah laut.

Karena perjalanan menuju Nusa Penida melibatkan transportasi laut, sebaiknya jadwal keberangkatan dan kepulangan diperhitungkan saat membuat itinerary.


Wisata Alam yang Bisa Ditambahkan ke Itinerary

Bali bukan hanya tentang pantai. Pulau ini memiliki berbagai lanskap alam yang dapat menjadi bagian dari perjalanan.

Jatiluwih Rice Terraces di Tabanan menawarkan pemandangan persawahan yang luas dengan lanskap pegunungan dan sistem irigasi tradisional Bali yang dikenal sebagai subak.

Untuk pengalaman pegunungan, Mount Batur dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang menyukai trekking. Pendakian Gunung Batur terkenal dengan pengalaman menikmati pemandangan matahari terbit dari kawasan ketinggian.

Bagi pencinta air terjun, Bali juga memiliki beberapa destinasi seperti Banyumala Waterfall di wilayah utara Bali. Karakter wisata alam di setiap wilayah berbeda, sehingga pemilihan destinasi sebaiknya disesuaikan dengan lokasi penginapan dan durasi perjalanan.


Aktivitas yang Bisa Dilakukan Saat Liburan di Bali

Selain mengunjungi tempat wisata, Bali menawarkan banyak aktivitas yang dapat membuat perjalanan lebih beragam.

Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Snorkeling di Bali
  • Diving
  • Surfing
  • Trekking Gunung Batur
  • Rafting
  • ATV adventure
  • Bersepeda di pedesaan
  • Mengikuti kelas memasak makanan Bali
  • Mengunjungi pura
  • Menikmati spa dan wellness
  • Wisata kuliner
  • Menyaksikan tari tradisional Bali
  • Menikmati sunset
  • Mengunjungi pasar seni
  • Mengikuti pengalaman budaya bersama masyarakat lokal

Jika Anda memiliki waktu terbatas, pilih aktivitas berdasarkan kawasan. Misalnya, aktivitas budaya dapat dipusatkan di Ubud, wisata pantai di kawasan selatan Bali, sedangkan snorkeling dapat dimasukkan dalam perjalanan menuju Nusa Penida atau kawasan pesisir lainnya.


Berapa Hari Ideal untuk Liburan ke Bali?

Durasi perjalanan sangat bergantung pada jumlah destinasi yang ingin dikunjungi.

Liburan ke Bali 3 Hari

Untuk perjalanan singkat, sebaiknya pilih satu atau dua kawasan utama. Misalnya:

Hari 1: Kuta, Seminyak, dan sunset
Hari 2: Ubud dan beberapa objek wisata budaya
Hari 3: Uluwatu, Jimbaran, dan perjalanan kembali

Hindari memasukkan terlalu banyak destinasi karena waktu perjalanan antarwilayah dapat membuat itinerary menjadi terlalu padat.

Liburan ke Bali 5 Hari

Lima hari memberikan lebih banyak ruang untuk menggabungkan beberapa kawasan.

Contoh sederhana:

Hari 1: Kuta atau Seminyak
Hari 2: Ubud
Hari 3: Ubud dan wisata alam
Hari 4: Uluwatu dan Jimbaran
Hari 5: Aktivitas bebas atau perjalanan menuju bandara

Liburan ke Bali 7 Hari

Dengan tujuh hari, Anda dapat mempertimbangkan kombinasi Bali bagian selatan, Ubud, wisata alam, dan Nusa Penida.

Durasi ini juga memberikan waktu lebih banyak untuk beristirahat sehingga perjalanan tidak hanya diisi dengan berpindah dari satu objek wisata ke objek wisata lainnya.


Perkiraan Biaya Liburan ke Bali

Biaya liburan ke Bali dapat berbeda cukup jauh tergantung dari asal penerbangan, musim perjalanan, jenis akomodasi, transportasi, aktivitas, dan gaya makan.

Komponen utama yang perlu dimasukkan dalam anggaran antara lain:

  • Tiket pesawat
  • Hotel atau villa
  • Transportasi
  • Makanan dan minuman
  • Tiket masuk objek wisata
  • Aktivitas wisata
  • Fast boat jika mengunjungi Nusa Penida
  • Belanja dan oleh-oleh
  • Dana cadangan

Wisatawan dengan anggaran terbatas dapat memilih hotel sederhana, menggunakan transportasi yang lebih ekonomis, dan mengurangi jumlah aktivitas berbayar. Sementara itu, wisatawan yang menginginkan kenyamanan lebih dapat memilih villa, resort, private driver, atau private tour.


Waktu Terbaik untuk Liburan ke Bali

Bali dapat dikunjungi sepanjang tahun, tetapi kondisi cuaca dapat memengaruhi jenis aktivitas yang nyaman dilakukan.

Musim kemarau umumnya menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin lebih banyak melakukan aktivitas luar ruangan seperti pantai, snorkeling, trekking, dan wisata alam. Sementara itu, perjalanan pada musim hujan tetap memungkinkan, tetapi itinerary sebaiknya dibuat lebih fleksibel.

Selain cuaca, pertimbangkan juga periode liburan sekolah, hari raya, dan musim ramai wisatawan karena harga akomodasi dan tingkat kepadatan di beberapa destinasi dapat berubah.


Transportasi Saat Liburan di Bali

Pilihan transportasi merupakan bagian penting dari perencanaan perjalanan.

Untuk perjalanan dalam kawasan tertentu, wisatawan dapat menggunakan taksi, transportasi online, atau menyewa sepeda motor jika memenuhi persyaratan dan merasa nyaman berkendara.

Untuk itinerary yang mencakup beberapa destinasi dalam satu hari, sewa mobil dengan driver di Bali dapat menjadi pilihan karena memberikan fleksibilitas untuk berpindah lokasi.

Private driver juga dapat membantu wisatawan yang belum familiar dengan kondisi jalan, lokasi objek wisata, dan waktu perjalanan antarwilayah.

Jika baru tiba di Bali, perjalanan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju hotel juga perlu diperhitungkan dalam itinerary.


Tips Merencanakan Liburan ke Bali

Agar perjalanan lebih nyaman, beberapa hal berikut dapat diperhatikan sebelum berangkat.

Tentukan kawasan utama

Jangan memasukkan semua destinasi Bali ke dalam satu itinerary. Tentukan kawasan utama berdasarkan minat dan durasi perjalanan.

Kelompokkan destinasi berdasarkan lokasi

Menggabungkan tempat wisata yang berdekatan dapat mengurangi waktu di perjalanan.

Sisakan waktu untuk beristirahat

Itinerary yang terlalu padat dapat membuat perjalanan terasa melelahkan. Sisakan waktu untuk menikmati hotel, pantai, restoran, atau suasana sekitar.

Perhatikan waktu perjalanan

Jarak di peta tidak selalu menggambarkan waktu perjalanan sebenarnya. Kondisi lalu lintas dapat memengaruhi waktu tempuh, terutama di kawasan wisata yang ramai.

Pesan aktivitas lebih awal

Untuk aktivitas tertentu seperti rafting, snorkeling, trekking, atau perjalanan ke Nusa Penida, pemesanan lebih awal dapat membantu mengatur jadwal perjalanan.

Hormati budaya lokal

Saat mengunjungi pura, wisatawan perlu mengikuti aturan setempat mengenai pakaian, perilaku, dan area yang boleh dimasuki. Menghormati adat dan tradisi merupakan bagian penting dari pengalaman wisata di Bali.


Apakah Private Tour Bali Cocok untuk Liburan?

Private tour Bali dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan itinerary lebih fleksibel. Berbeda dengan perjalanan dalam kelompok besar, private tour memungkinkan jadwal dan destinasi disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan.

Pilihan ini dapat berguna bagi keluarga, pasangan, kelompok kecil, maupun wisatawan yang ingin menggabungkan beberapa jenis pengalaman dalam satu perjalanan.

Misalnya, satu itinerary dapat menggabungkan wisata alam di pagi hari, kunjungan ke pura pada siang hari, kemudian menikmati sunset pada sore hari.

Konsep perjalanan yang fleksibel juga memungkinkan wisatawan memilih destinasi berdasarkan minat, bukan hanya mengikuti itinerary standar.


Memilih Paket Wisata Bali yang Sesuai

Bagi wisatawan yang tidak ingin menyusun seluruh perjalanan sendiri, paket wisata Bali dapat menjadi alternatif. Paket perjalanan biasanya membantu mengatur kombinasi destinasi, transportasi, aktivitas, dan kebutuhan perjalanan lainnya.

Sebelum memilih paket, perhatikan beberapa hal seperti:

  • Destinasi yang termasuk dalam paket
  • Durasi perjalanan
  • Transportasi
  • Jenis kendaraan
  • Tiket masuk
  • Aktivitas
  • Makanan
  • Hotel jika tersedia
  • Ketentuan perubahan jadwal
  • Apa saja yang belum termasuk dalam harga

Pilih paket berdasarkan kebutuhan perjalanan, bukan hanya jumlah destinasi. Paket dengan itinerary yang terlalu padat belum tentu memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman.


Liburan ke Bali dengan Pengalaman yang Lebih Personal

Setiap wisatawan memiliki cara berbeda dalam menikmati Bali. Ada yang ingin menghabiskan waktu di pantai, sementara yang lain lebih tertarik pada budaya, alam, kuliner, atau petualangan.

Karena itu, perjalanan yang dapat disesuaikan dapat memberikan pengalaman yang lebih personal. Wisatawan dapat memilih kawasan dan aktivitas yang sesuai dengan minat, kemudian menyusun itinerary berdasarkan waktu yang tersedia.

Bagi yang sedang mencari inspirasi mengenai pilihan liburan ke Bali, Anda juga dapat melihat informasi mengenai layanan dan berbagai pengalaman wisata yang ditawarkan oleh Horizon Bali.


Kesimpulan

Liburan ke Bali dapat disesuaikan dengan berbagai gaya perjalanan, mulai dari wisata pantai dan budaya hingga petualangan alam dan perjalanan santai. Ubud menawarkan pengalaman budaya dan alam, kawasan Kuta dan Seminyak memiliki banyak fasilitas wisata, Canggu menawarkan suasana modern dan pantai, sedangkan Uluwatu terkenal dengan tebing, pura, dan sunset.

Untuk perjalanan yang lebih luas, wisatawan dapat menambahkan Nusa Penida, Jatiluwih, Mount Batur, atau berbagai destinasi alam lainnya.

Kunci perjalanan yang nyaman adalah memilih destinasi berdasarkan durasi, mengelompokkan tempat wisata berdasarkan lokasi, memperhitungkan waktu perjalanan, serta memberikan ruang untuk beristirahat.

Dengan perencanaan yang tepat, Bali bukan hanya menjadi tempat untuk mengunjungi banyak objek wisata, tetapi juga tempat untuk menikmati budaya, alam, makanan, dan pengalaman perjalanan yang sesuai dengan gaya Anda.

You Might Also Like

33 komentar

  1. Uwaaah baliiiii. Dulu padahal pas masih kerja di hack aku tiap tahun kesana mba, karena outing kantor selalu ke Bali 🤭. Tapi sejak resign, ke Balinya jadi jarang. Tapi tiap ke Bali Ama suami, pastinya aku pilih tempat di atas, yg dingin, soalnya ga suka pantai hahahahahah.

    Makanya suamiku sering protes, kenapa tempatnya yg di dalam hutan semua 🤣

    Bali ga pernah bosenin sih yaaa. Kalau cuma berdua suami kami biasanya sewa motor, trus muter aja sendiri. Pernah juga sampe ke tejakula kami , dari Denpasar hahahahah, motoran. Sakit pantatku saking lamanya di motor 🤭.

    Tapi seruuu memang.

    Pengen ke Bali lagi tp ajak anak2. Mereka belum pernah soalnya

    ReplyDelete
  2. Baruuuu aja daku rewatch jalan-jalan men 2013 mbak, yang episode Bali. Seketika langsung terbayang, betapa indah dan syahdunya kehidupan disana ya. Yang sayangnya, sampai sekarang belum kesampean buat daku coba. Yah, one day ya..

    Aku gak punya ekspektasi tinggi si kalo kesana. Gak pengen loncat di tebing kayak bule-bule.
    Cukup nontonin tari kecak, lalu menikmati senja di pantai sana. Kayaknya mantap betullll yaaa..

    ReplyDelete
  3. Owalah. Nusa Dua emang kebanyakan dipilih oleh kelompok pasangan dan keluarga, baik untuk urusan liburan keluarga atau honeymoon ya.

    Pantas. Beberapa kali baca novel, rata-rata mereka memilih Nusa Dua untu lokasi Honeymoon.

    Bali tu salah satu pulau di Indonesia yang masih masuk wishlist liburanku. Belum kesampaian. Tapi biarlah. Nyusun itinerarynya dulu saja. Mumpung ada informasi tentang panduan lengkap untuk liburan ke Bali.

    ReplyDelete
  4. Akhirnya tahun ini aku ke Bali lagi. Pertama bulan Januari lalu, kedua awal bulan September ini. Sekarang aku paham kenapa buat sebagian orang, Bali itu "ngangenin" dan nagih, karena aku juga merasakannya haha. Bali seperti Thailand, di mana-mana ada altar pemujaan, orang-orangnya ramah dan open-minded, mau cari makanan apapun gampang. Aku lebih suka daerah pantainya kayaknya, Seminyak dan sekitarnya, vibe-nya internasional banget.

    ReplyDelete
  5. Pengen ke sana lagi (terakhir 2010 - lama banget yaaa?)
    Cuma ya taunya seputaran Kuta, Renon, dll
    Pengen ke Canggu atau Seminyak, melihat Bali dari sisi lain

    ReplyDelete
  6. sebagai pihak yang sudah 7 tahun tinggal di bali daftar wisata yang direkomendasikan memang harus benar-benar dipersiapkan dengan baik. satu hal yang perlu dipersiapkan yaitu saat dalam kondisi macet. saat ini memang pertumbuhan masyarakat yang tinggal di bali terbilang sangat tinggi, sehingga memberi ruang sesak jika tidak pandai mencari jalan tikus yang mulus. apalagi daerah canggu wih dipastikan harus ekstra sabar. sekali-kali kalau ke bali mampir ke denpasar, area spot wisata juga tidak kalah dengan banyaknya rekomendasi wisata yang disebutkan.

    ReplyDelete
  7. Nah, ini panduan lengkap banget tentang urusan wisata ke Bali, yang kita tahu masih jadi destinasi favorit untuk liburan maupun rekreasi. Mengelompokkan tempat wisata memang penting karena antara objek memang berjauhan dan cukup melelahkan. Panduan dalam tulisan ini dapat dijadikan referensi.

    ReplyDelete
  8. Rasanya emang paling pas kalau ke Bali itu nggak usah terburu-buru biar bisa nikmatin suasananya. Kemarin pas mampir ke Ubud, nikmat banget rasanya cuma duduk di pinggir sawah sambil ngopi sore, beda banget suasananya sama pas main ke daerah pantai selatan yang agak ramai.
    Buat yang mau ke sana, tips milih wilayah itu beneran krusial sih supaya nggak habisin waktu di jalan karena macet. Apalagi kalau jalan-jalan bareng keluarga, mending santai tapi berkesan daripada pindah-pindah hotel mulu tiap hari.

    ReplyDelete
  9. Daku malah baru engeh dengan Canggu. Sepertinya kurang jauh mainnya buat eksplor Bali hehe. Untungnya kak Asri menerangkan tentang Canggu yang bisa jadi pilihan juga biar liburan ke Bali itin yang dibuat makin berwarna lagi

    ReplyDelete
  10. aduh baca postingan ini aku jadi kangen ke Bali. Tapi sekarang agak sulit ke sana karena pasti bareng ibu. Dan mobilitas ibuku terbatas, udahlah coret itu tempat2 yang mesti naik turun tangga. Bisa-bisa berujung hanya jalan-jalan melintas tanpa mampir sedikit pun dengan mobil. Kecuali buat makan pastinya. Kalau masih kuat, memang 3 hari itu udah pas lah liburan ke sana. Dan bener banget, harus memperhitungkan faktor cuaca dan hari raya keagamaan. Kalau ke sana pas hari raya Nyepi nanti malah tidak bisa kemana2 ya.

    ReplyDelete
  11. aduh aku belum pernah ke Bali nih. Semoga nanti ada rezeki buat ke sana sama keluarga biar bisa mengunjungi tempat-tempat indah yang ada di Bali

    ReplyDelete
  12. saya setuju, kalau Bali adalah tempat liburan yang komplit. Dalam satu pulau semua ada. Makanya tidak heran, Bali jadi tujuan wisata Favorit baik tulis lokal maupun manca negara. Sayangnya... Saya belum pernah ke Bali Mbak huhuhu. Semoga segera diberi kesempatan, kesehatan dan waktu ke sana. Aamin. Tapi insya Allah kalau ke sana, kayaknya paling tidak seminggu baru cukup hehehe

    ReplyDelete
  13. Bali emang salah satu tempat yang bikin kita gampang kena penyakit “mumpung di sini, sekalian ke sana”. 😂 Akhirnya itinerary penuh, tapi waktu habis di jalan deh.

    Aku setuju banget dengan tips mengelompokkan destinasi berdasarkan kawasan. Liburan itu mestinya menikmati tempat, bukan lomba mengumpulkan lokasi dalam Google Maps ya mbak Asri

    Apalagi Bali punya karakter berbeda-beda dari Ubud, pantai selatan sampai Nusa Penida. Kadang justru lebih enak mengurangi tujuan, tapi punya waktu buat duduk santai menikmati suasana.

    Soalnya kalau pulang liburan malah butuh liburan lagi, berarti itinerary-nya kebanyakan. 😂 Gampang sih, tinggal liburan lagi. Wkwkkw.

    ReplyDelete
  14. Jujur, aku tuh pengen banget ke Canggu dan Nusa Penida kalau ke Bali tuh. Dua tempat yang belum pernah aku sambangi sama sekali soalnya, penasaran.

    Artikel ini ngebantu banget buat yang mau liburan ke Bali tapi tetap happy. Private tour Bali pun pastinya bakalan bikin momen liburan makin berkesan ya. Apalagi persiapannya matang.

    ReplyDelete
  15. Setelah membaca tulisan ini saya merasa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang bagaimana merencanakan liburan ke Bali dengan lebih nyaman dan berkesan. Ya, Bali bukan hanya sebagai tempat untuk berwisata, tetapi juga sebagai pengalaman untuk menikmati budaya, alam, kuliner, dan suasana lokal. Jadi untuk orang yang belum pernah ke Bali seperti saya, jadi semakin penasaran pingin segera ke sana, dan menikmati suasanaya secara langsung.

    ReplyDelete
  16. Waah.. iya juga yaa.. kudunya pas ke Bali, ikutan kelas masak.
    Minim aktivitas cuma mager di kamar, hehehe.. soalnya nunggu ngliat sunrise atau sunset doank mah yaa.. rugi banget pan yaa.. kudu produktiv banyakin outdoor activities..

    ReplyDelete
  17. Bali, walaupun udah banyak yang rusak di sana-sini tapi sebenarnya hidden gemsnya masih banyak yaa.
    Selain wisata budaya, religi, wisata alamnya memang selalu menjadi daya tarik tersendiri.
    Entah kapan yaaa bisa ke Bali lagi? Mungkin nungguin this president era berakhir hahaha :D
    Kalau aku ke sana sama keluarga kyknya juga bakalan memilih pakai private tour aja mbak. Biar dapat destinasi ikonik dan nggak puyeng mikirin kendaraan juga selama di sana.
    Plus kita nggak dipusingin sama anomali warlok karena punya guide khusus yang pastinya udah mengenal medannya dengan baik :D

    ReplyDelete
  18. Aslinya sesuka itu sama Bali. Kak Achi pasti seru banget ya waktu tinggal di Bali juga. Banyak banget yang bisa dikunjungi.. thankyou panduannyaaaa...

    ReplyDelete
  19. Lengkap sekali kak ulasna tentang wisata ke Bali nya. Beneraan bis ajadi panduan siapapun yang hendak berwisata ke Bali. Bali tuh lengkap yaa kau jenis wisata apa juga ada. Wisata budaya, wisata gunung, wisata pantai dan lainnya ada...

    ReplyDelete
  20. Sampai sekarang Bali memang masih menjadi destinasi wisata yang menarik. Teman-temanku misalnya, sudah pada rame2 ke Bali tahun kemarin, eh tahun depan sudah merencanakan hendak ke Bali lagi. Begitu banyak yang bisa dinikmati ya di Bali.

    ReplyDelete
  21. Waaaahh saya juga pengen banget pergi ke pulau yang satu ini, destinasinya dijamin ga bakal ada yang ngecewain sih, tapi kebanyakan destinasi juga jadi bikin bingung milihnya.
    Setuju dengan tulisan diatas, yang intinya sebelum berangkat kesana kita harus bener - bener menentukan arah dan tujuan dan mengefektifkan setiap itinerary disana, yaa tentu saja biaya yang harus di keluarkan juga lumayan cukup tinggi sekelas bali mah.

    ReplyDelete
  22. Bali memang punya banyak pilihan wisata, mulai dari pantai, budaya, sampai petualangan alam. Saya tertarik dengan bagian itinerary yang membagi destinasi berdasarkan kawasan, karena menurut saya ini penting supaya liburan nggak habis di jalan akibat terlalu banyak tempat yang ingin dikunjungi.
    Apalagi Bali bukan cuma soal pantai dan sunset, tetapi juga punya persawahan, pegunungan, dan budaya lokal yang menarik untuk dijelajahi. Jadi, sebelum berangkat, ada baiknya kita menentukan tujuan sesuai waktu dan anggaran agar perjalanan lebih santai dan berkesan.

    ReplyDelete
  23. Komplit informasinya. Pingin sih ke Bali bareng keluarga ke seluruh wilayah yang ada..Mulai dari menikmati sunset di pantai hingga menjelajahi kekayaan budaya. Ehm, tentu sambil mencicipi berbagai kulineran halal disana
    Eh di darrah mana aja, ya?
    .

    ReplyDelete
  24. Smg masyarakat Bali, terutama pihak tour & travel menyambut turis lokal dgn baik ya. Kan sempat rame dan viral kmrn krn anggota DPD Bali menganggap turis lokal kurang berkualitas. Terutama krn tdk ngasih tips. Bener2 ye anggota dewan itu mau di rujak netizen deh.

    Padahal Bali tuh juga bisa besar krn kunjungan turis lokal gini. Lihat aja statistik yg nunjukin kalo turis lokal lbh banyak jumlahnya.

    Btw, asyik bgt ya paket turnya. Bisa pilih 3 hari sampe 7 hari. Bahkan kalo mau sebulan bisa tuh. Sekalian kita tunjukin kalo turis lokal juga bs buang2 uang di sana. Haha

    ReplyDelete
  25. Wah, berarti menentukan itinerary nya juga perlu apik ya, karena bisa ditentukan juga dari durasi mau berapa lama liburan di Bali. Dengan begitu, ga yang nge-blank pas udah sampe, "mau kemana ya?" Makanya kalau bisa ada paketan liburan sih memang, biar lebih terarah ya

    ReplyDelete
  26. Bali itu menyenangkan baik dari destinasi wisata maupun budaya. Obyek wisatanya pun lengkap, mulai dari pantai hingga pegunungan, tinggal pilih yang mana
    Mau berkunjung ke semua tempat juga bisa tinggal menyesuaikan saja dengan durasi berkunjung ke Bali. Itin yang mbak susun cukup membantu wisatawan yang masih bingung, mau kemana aja ya selama di Bali

    ReplyDelete
  27. Segala jenis wisata ada di Bali, maka gak heran Bali ini bukan hanya jadi tujuan wisatawan domestik, tapi juga mancanegara, dan itu udah dari duluuu. Kalau ke sana buat liburan, 7 hari pun sebenernya masih kurang. Buat nyambangin aja belum cukup, apalagi buat yang bener-bener datang untuk menikmatinya sampai puas. Saya baru 4 kali ke Bali. Pernah cuma 4D3N doang, pernah sampai seminggu berduaan suami saja. Panduan liburan di Bali dari Mbak Asri ini bagus buat yang belum pernah sama sekali, atau udah pernah tapi masih bingung mau kemana dan ngapain aja. Tfs ya mbak.

    ReplyDelete
  28. Betul banget kalau liburan ke sana itu butuh perencanaan yang matang supaya tidak habis waktu di jalan saja karena macetnya lumayan bikin penat.
    Biasanya kalau ke Bali, saya lebih suka menghabiskan waktu di daerah Ubud buat cari ketenangan sambil menikmati pemandangan sawah hijau, baru setelah itu pindah ke selatan buat cari sunset sambil kulineran seafood.
    Kuncinya memang jangan terlalu ambisius mengunjungi semua tempat dalam waktu singkat. Dinikmati pelan-pelan saja suasananya supaya liburannya benar-benar terasa santai dan menyegarkan pikiran kembali sebelum balik rutinitas harian.

    ReplyDelete
  29. Baru pulang dari Bali bulan lalu dan pengen kesana lagi karena ada area yang belum dieksplorasi yaitu area Amed. Katanya bagus sekali dan bisa beraktivitas di laut yang seru. Jadi penasaran deh

    ReplyDelete
  30. Bali itu memang salah satu tempat favorit untuk berlibur ya, keran destinasinya lengkap banget. Pantai ada, air terjun ada, sawah yang ditata dengan menarik juga ada dan yang tidak kalah menarik adalah wisata budayanya. Makanya meskiopun berkali-kali ke sana rasanya tetap menarik. Dan saya pun pingin balik ke sana entah kapan, karena pas cuaca mendukung tapi kondisi alam di sini belum bersahabat (kabut asap) jadi perjalanan ke luar daerah masih harus dibatasi, termasuk penerbangannya.

    ReplyDelete
  31. Jadi inget temanku, dia bilang lagi pengen banget ke Bali. Memang sih Bali tetap punya tempat istimewa di hati setiap orang, termasuk aku.

    Jujur aja Bali itu punya pesona yang kuat. Mengingat banyak hal menarik yang bisa dinikmati saat liburan ke Bali.

    Private tour Bali sepertinya bisa bikin momen liburan kian berkesan deh. Jadi punya pengalaman liburan yang lebih mantep gitu. Kalau liburan sendiri dan bikin itinerary kadang kan suka mager yaa.

    Jadi pengen liburan ke Bali ikh baca artikel ini hehhee. Kebayang sunset dan sunrise di sana. Terus nonton pagelaran budaya seperti tarik Kecak dan lainnya.

    ReplyDelete
  32. Kalau udah sering ke Bali gaskeun jalan2 sendiri, tapi kalau jarang atau baru banget emang lebih baik pilih semacam private tour yaa. Nggak puyeng gitu mencari destinasi wisata yang mau disambangin. Nggak buang2 waktu juga, meskipun tentu aja lebih fleksible dalam waktu jalan2nya.
    Pokoknya pilih yang bisa dipercaya aja, deh ya.
    Tentu saja sebaiknya direncanakan jauh2 hari, apalagi kalau liburan ke Balinya pas musim libur, waduh hehe, supaya bisa mendapatkan guide sekaligus driver yang sesuai keinginan.

    ReplyDelete
  33. Aku kalau ke Bali plaing menghindari daerah kuta dan legian mbak. Selain macetnya bisa berjam-jam (bawa motor atau mobil), juga crowded banget jadi g nyaman buat liburan. Tapi emang kawasan kuta sama legian tuh banyak hotel budgetnya, jd lebih hemat juga.

    Misal liburan, aku milih ke Nusa Penida atau Area Ubud, Tabanan atau karangasem sih. Meski jauh dari bandara, which is nggak seramai kuta.

    Cuma ya kalau ke Bali tuh pasti pengen balik lagi gara² alamnya.. 😍

    ReplyDelete